Bahan untuk Dasar
1 pak Kasih Kristus
1 mangkuk besar Firman Allah
1 pak Doa
Bahan untuk ISI
1 Pria dan 1 Wanita, pilih yaang benar-benar matang
1 gelas Kasih Sayang Murni (KSM)
2 sendok Komitmen
2 sendok Komunikasi
1 butir Kesamaan Visi
1 potong Restu Keluarga
Rasia dan Emosi secukupnya
Bahan untuk HIASAAN/TOPING
Humor Segar,
Kegiatan Pelayanan, masing-masing dipotong kecil.
Pergi Bareng secukupnya.
Telpon-Telponan sesuai selera.
Cara Membuat
1. Untuk Dasar :
Kocok lepas Kasih Kristus smapai mengembang, tambahkan Firman ALLAH dan Doa, aduk sampai rata dan tidak lengket, sisihkan.
2. Untuk ISI :
Cuci bersih Pria dan Wanita, kupas, dan buang semua kotorannya. Rendam dalam KSM secara merata (bila Kasih Sayang sungguh-sungguh murni, akan mudah menyerap ke dalam).
3. Sesudah menyerap, lumatkan jadi satu sambil perlahan-lahan dicampur dengan Kesamaan Visi dan Restu Keluarga. Bubuhkan rasio dan emosi.
4. Sebagai bahan pengawet alami, tambahkan komitmen dan komunikasi, aduk rata.
5. Untuk TOPPING :
Campurkan semua
6. Siapkan mangkuk ceper/loyang. Alasi semua dindingnya dengan bahan dasar. Jangan tipis-tipis.
7. Ke dalamnya masukan bahan isi sampai penuh, taburi atasnya dengan campuran Humor Segar, Kegiatan Pelayanan, Pergi Bareng dan Telpon-telponan secara merata.
8. Panggang dengan api sedang sampai berwarna coklat keemasan dan harum. Siap disajikan hangat-hangat.
Saran Penyajian
Kue ini bisa dimakan kapan saja, asal tidak disajikan beku/dingin atau terlalu panas. Seandainya mulai terasa garing, tambahkan Humor Segar, Kegiatan Pelayanan, Pergi Bareng dan Telpon-Telponan. Lama persiapan kira-kira 3 bulan (tergantung kematangan pria dan wanita)
Lama masak kira-kira 1 bulan (tergantung Doa dan Firman Allah)
Daya Tahan
Lama. Percaya Deh!
Dikutip dari majalah rohani "futuregeneration"
Repost By : Budi Luhur PMK
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia; bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" -Roma 11:36-
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Selasa, 13 September 2011
Resep Pacaran Anak Tuhan :D
Artikel ini termasuk dalam kategori
Tips
Hidup Bijak Dengan Uang Sejak Dini
Uang! Nggak ada salahnya sejak dini kita udah membahasnya. Bagi yang udah punya penghasilan sendiri, artikel ini wajib dibaca supaya kita nggak salah mempergunakan keuangan kita. Nah buat yang masih nebeng ama ortu hal ini juga penting loh, kita harus tahu klo uang tuh adalah hamba yang setia kalo kita mempergunakannya dengan tepat tapi bisa jadi tuan yang jahat kalo kita meletakkannya sebagai berhala.
So, simak baik-baik deh........ Sebab sebab Utama Masalah Keuangan :
1. Sikap salah terhadap uang.
Ketamakan dan keserakahan segera membawa pada bebagai jenis kejahatan (I Timotius 6:10). Gejala ingin cepat kaya melalui penanaman uang secara spekulatif, sering membawa pada berbagai bencana.
2. Hidup melebihi kemampuan seseorang.
Kegagalan memperhitungkan secara matang menyebabkan kebiasaan membelanjakan uang berlebihan (Lukas 14:28-30). Beberapa orang sangat lemah pada iklan dan mudah takluk pada barang menarik dan kreditan yang nampaknya menguntungkan.
3. Beli secara kredit.
Nasihat terbaik bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan keuangan ialah menjauh dari toko dan ruang pamer dan menyetop kebiasaan berhutang.
4. Kebiasaan hidup enak.
Membeli barang-barang yang tidak perlu, penggunaan minuman keras, atau jajan makanan-makanan tambahan adalah bagian dari kebiasaan hidup enak. Sebagai contoh, suami-istri yang menjadi perokok berat bisa mengahabiskan lebih dari setengah juta rupiah per tahunnya untuk rokok saja.
5. Pemikiran salah bahwa bertambahnya benda milik akan menhasilkan kepuasaan dan kebahagiaan hidup. "Berjaga-jaga dan waspadalah terhadap segala ketamakan dan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, "hidupnya tidaklah tergantung daripada kekayaannya." (Lukas 12:15).
6. Kurang penganggaran : memperkirakan dan mengendalikan pengeluaran.
Pendapatan kita akan habis terpakai, sesuai cara kita memperlakukannya. Berikut cara mengatur keuangan dalam persentase masing-masing pos pengeluaran.
Rumah 30% Rekreasi 5%
Makanan 14% Pakaian 5%
Transport 13% Kesehatan 5%
Asuransi 4% Tabungan 5%
Hutang 5% Macam-macam 4%
Perpuluhan 10%
Dikutip dari majalah futuregeneration
Repost by : Budi Luhur PMK
So, simak baik-baik deh........ Sebab sebab Utama Masalah Keuangan :
1. Sikap salah terhadap uang.
Ketamakan dan keserakahan segera membawa pada bebagai jenis kejahatan (I Timotius 6:10). Gejala ingin cepat kaya melalui penanaman uang secara spekulatif, sering membawa pada berbagai bencana.
2. Hidup melebihi kemampuan seseorang.
Kegagalan memperhitungkan secara matang menyebabkan kebiasaan membelanjakan uang berlebihan (Lukas 14:28-30). Beberapa orang sangat lemah pada iklan dan mudah takluk pada barang menarik dan kreditan yang nampaknya menguntungkan.
3. Beli secara kredit.
Nasihat terbaik bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan keuangan ialah menjauh dari toko dan ruang pamer dan menyetop kebiasaan berhutang.
4. Kebiasaan hidup enak.
Membeli barang-barang yang tidak perlu, penggunaan minuman keras, atau jajan makanan-makanan tambahan adalah bagian dari kebiasaan hidup enak. Sebagai contoh, suami-istri yang menjadi perokok berat bisa mengahabiskan lebih dari setengah juta rupiah per tahunnya untuk rokok saja.
5. Pemikiran salah bahwa bertambahnya benda milik akan menhasilkan kepuasaan dan kebahagiaan hidup. "Berjaga-jaga dan waspadalah terhadap segala ketamakan dan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, "hidupnya tidaklah tergantung daripada kekayaannya." (Lukas 12:15).
6. Kurang penganggaran : memperkirakan dan mengendalikan pengeluaran.
Pendapatan kita akan habis terpakai, sesuai cara kita memperlakukannya. Berikut cara mengatur keuangan dalam persentase masing-masing pos pengeluaran.
Rumah 30% Rekreasi 5%
Makanan 14% Pakaian 5%
Transport 13% Kesehatan 5%
Asuransi 4% Tabungan 5%
Hutang 5% Macam-macam 4%
Perpuluhan 10%
Dikutip dari majalah futuregeneration
Repost by : Budi Luhur PMK
Artikel ini termasuk dalam kategori
Tips
Mengatasi Stress
Mengatasi Stress
1. Mulailah dengan sarapan pagi yang bisa kamu lakukan baik di rumah atau di suatu tempat pada saat dalam perjalanan ke sekolah atau kampus. Agar tidak membosankan ajaklah teman untuk sarapan bersama.
2. Buatlah jadwal harian so kamu punya kesempatan untuk melakukan setidaknya kegiatan yang sesuai dengan kemampuanmu. Jangan mencoba untuk melakukan dua atau tiga kegiatan dalam waktu yang bersamaan.
3. Hindari minum kopi atau minuman bersoda (soft drink) sepanjang hari tetapi gantilahj dengan minum air putih atau jus buah-buahan.
4. Sebisa mungkin ciptakan suasana belajar yang menyenangkan disekelilingmu. Bunga, foto, keluarga di dompet, atau souvenir setelah liburan, atau benda-benda pribadimu.
5. Jangan bergosip atau membiarkan gossip mempengaruhimu selama proses belajar.
6. Jadilah seseorang yang berbeda dengan lainnya, belajarlah bagaimana mengungkapkan sesuatu yang berbeda, buatlah permintaan-permintaan, dan katakan “tidak” secara membangun.
7. Libatkan dirimu setidaknya sekali dalam sehari dengan seseorang atau sesuatu yang bisa membuatmu tertawa.
8. Tentukan tujuan-tujuan yang bisa dicapai. Jangan memaksakan diri dengan harapa-harapan yang sempurna dan tidak realistis.
9. Hindari membicarakan pribadi atau sekolah pada saat istirahat siang. Buatlah waktu istirahat menjadi kreatif. Jalan-jalan di sekeliling lingkunganmu, membaca buku, dll.
10. Berkhayallah sesuatu yang bisa membuatmu merasa tenang (kira-kira 1-2 menit).
11. Beristirahatlah secara berkala untuk melemaskan otot-otot, menghrup nafas dalm-dalam, dan melepaskan kelelahan.
12. Hindari persaingan-persaingan yang tidak perlu. Terlalu banyak memikirkan hal-hal dalam kehidupan justru membuatmu merasa tegang dan cemas serta menjadikanmu agresif yang sebenarnya tidak perlu terjadi pada diri kita.
13. Setelah mengalami kegagalan, tingkatkan kemampuanmu untuk mengembalikan kepercayaan dirimu. Belajarlah dari kegagalan.
14. Selesaikan masalahmu pada saat kamu benar-benar dalam kondisi yang bagus baik secara mental maupun fisik.
15. Selesaikan tugas-tugas yang tidak menyenangkan di saat kamu memulai pekerjaaan.
16. Buatlah jadwal kegiatanmu – pada saat di rumah maupun di kantor – untuk meyakinkanmu memiliki waktu yang cukup utnuk mencapai tujuan-tujuanmu tanpa terburu-buru. Hal ini tidak termasuk menjadwal atau membatalkan janji-janji sehinggamu bisa menepatinya.
Semoga tips diatas menghindarkan kalian dari stress ^-^
Repost By : Budi Luhur PMK
1. Mulailah dengan sarapan pagi yang bisa kamu lakukan baik di rumah atau di suatu tempat pada saat dalam perjalanan ke sekolah atau kampus. Agar tidak membosankan ajaklah teman untuk sarapan bersama.
2. Buatlah jadwal harian so kamu punya kesempatan untuk melakukan setidaknya kegiatan yang sesuai dengan kemampuanmu. Jangan mencoba untuk melakukan dua atau tiga kegiatan dalam waktu yang bersamaan.
3. Hindari minum kopi atau minuman bersoda (soft drink) sepanjang hari tetapi gantilahj dengan minum air putih atau jus buah-buahan.
4. Sebisa mungkin ciptakan suasana belajar yang menyenangkan disekelilingmu. Bunga, foto, keluarga di dompet, atau souvenir setelah liburan, atau benda-benda pribadimu.
5. Jangan bergosip atau membiarkan gossip mempengaruhimu selama proses belajar.
6. Jadilah seseorang yang berbeda dengan lainnya, belajarlah bagaimana mengungkapkan sesuatu yang berbeda, buatlah permintaan-permintaan, dan katakan “tidak” secara membangun.
7. Libatkan dirimu setidaknya sekali dalam sehari dengan seseorang atau sesuatu yang bisa membuatmu tertawa.
8. Tentukan tujuan-tujuan yang bisa dicapai. Jangan memaksakan diri dengan harapa-harapan yang sempurna dan tidak realistis.
9. Hindari membicarakan pribadi atau sekolah pada saat istirahat siang. Buatlah waktu istirahat menjadi kreatif. Jalan-jalan di sekeliling lingkunganmu, membaca buku, dll.
10. Berkhayallah sesuatu yang bisa membuatmu merasa tenang (kira-kira 1-2 menit).
11. Beristirahatlah secara berkala untuk melemaskan otot-otot, menghrup nafas dalm-dalam, dan melepaskan kelelahan.
12. Hindari persaingan-persaingan yang tidak perlu. Terlalu banyak memikirkan hal-hal dalam kehidupan justru membuatmu merasa tegang dan cemas serta menjadikanmu agresif yang sebenarnya tidak perlu terjadi pada diri kita.
13. Setelah mengalami kegagalan, tingkatkan kemampuanmu untuk mengembalikan kepercayaan dirimu. Belajarlah dari kegagalan.
14. Selesaikan masalahmu pada saat kamu benar-benar dalam kondisi yang bagus baik secara mental maupun fisik.
15. Selesaikan tugas-tugas yang tidak menyenangkan di saat kamu memulai pekerjaaan.
16. Buatlah jadwal kegiatanmu – pada saat di rumah maupun di kantor – untuk meyakinkanmu memiliki waktu yang cukup utnuk mencapai tujuan-tujuanmu tanpa terburu-buru. Hal ini tidak termasuk menjadwal atau membatalkan janji-janji sehinggamu bisa menepatinya.
Semoga tips diatas menghindarkan kalian dari stress ^-^
Repost By : Budi Luhur PMK
Artikel ini termasuk dalam kategori
Tips
Menjadi Orang yang Rendah Hati
Duuuhhh… kenapa sih kok susuah banget jadi orang yang rendah hati, baik, dan tidak sombong??”
Kayaknya semua orang terutama anak-anak TUHAN nih pada bermaslah ama hal yang satu ini. Pengennya nih kita dikenal sebagai orang yang nggak egois dan bijaksana bukan sombong atau gampang banget iri hati ama orang lain. Banyak yang bilang kalo sifat itu muncul spontan gitu saja. Begitu ada orang menyinggung harga diri, kita langsung siap-siap ngebela diri dan nggak mengijinkan orang itu menginjak harga diri kita. Jujur aja deh, lama-lama cape juga tuh bersikap kayak gitu. Pengennya nih jadi orang yang panjang sabar dan nggak gampang sakit hati. Tul nggak ?
Semua pasti ada caranya, guys! Masalahnya hal itu nggak bisa didapatkan dengan cara instan. So… artinya harus ada tahapan-tahapan yang negbuat manusia lama kita tuh terkikis abis. Mau ??
Simak deh hal-hal di bawah ini :
1. Berbicara sesedikit mungkin tentang diri sendiri.Orang lebih senang menjadikan dirinya sebagai pusat pembicaraan. Tul nggak? Makanya banyak orang yang buat sensasi biar dijadikan buah mulut orang-orang disekitarnya. Kita bakal ngerasa dihargai banget. Kadang-kadang kita bakal stress pas menemukan ternyata kehadiran kita tuh kayak biasa-biasa aja. Kalo bisa nggak usah membangga-banggakan diri sendiri dan prestasi yang udah kita capai. Lebih baik orang lain tahu semua itu dari orang lain, saudara, atau siapa saja yang penting bukan dari kita sendiri.
2. Mengurus atau mengerjakan sendiri urusan pribadi.Meskipun ortu udah ngasih fasilitas pembantu di rumah, bukan berarti kita menggantungkan semua urusan pribadi am dia. Kalo kita bisa ngebersihin kamar sendiri ngapain mesti teriak-teriak ama si mbok yang udah pontang-panting ama pekerjaan rumah dan urusan dapur.
3. Hindari rasa ingin tahu yang berlebihan dan janganlah mencampuri urusan orang lain.Sebisa mungkin kalo hal itu nggak ada sangkut pautnya ama kita, yaa jangan terlalu ingin mencampurinya. Contohnya nih, tetangga sebelah sedang kehabisan terasi di dapurnya. Trus, kita nggak sengaja denger dari pembantu rumahnya. Kita langsung nyindir “ iihh… beli terasi gopek aja nggak kuat!” Terus langsung aj deh kita menjugde masakanya hari ini pasti nggak enak coz kurang terasi ( padahal belum tentu juga dia masak masakan yang mengandung terasi). Nah…kalo ampe hal ini kedengeran ama tetangga kita, ijamin dia bakal berang he..he..
4. Terimalah pertentangan dengan kegembiraan.
Guys.. satu orang dengan satu atau dua pendapat wajar-wajar aja dong. Tapi gimana kalo 50 orang ada di satu ruangan dan dimintain pendapatnya. Udah jelas ada 50 pendapat kan ? Nah, masalahnya kalo kita nggak bisa menyikapi dan menghargai perbedaan pendapat itu, itu adalah cikal bakal konflik muncul. So.. hargai dan terima aja perbedaan itu.
5. Jangan memusatkan perhatian kepada kesalahan orang lain.
Kalo kita suka nyimpan kesalahan orang, itu sama aja kita menganggap diri kita lebih baik ketimbang orang lain. Padahal jujur aja deh, kita juga sering berbuat salahkan? Dan kita bakal berbahagia banget kalo orang lain memaafkan kesalahan kita. So.. kalo itu baik, kenapa kita nggak melakukan hal yang sama?
6. Terimalah perasaan tidak diperhatikan, dilupakan dan dipandang rendah.Nggak usah berkecil hati. Kalo manusia nggak bersedia memerhatikan kita, itu sama aja kita ngasih tempat ama Tuhan untuk mengambil alih tempat itu. So.. kalo Tuhan sendiri yang memerhatikan kita, wah dijamin hidup kita bakal lebih baik.
7. Bersikap sopan dan peka, sekalipun seorang memancing amarah kita.
8. Janganlah mencoba agar dikagumi dan dicintai.
9. Bersikaplah mengalah dalam perbedaan pendapat walaupun anda yang benar.
Gmana guys.. patut dicobakan.
Smoga tips ini dapat membantu kita untuk lebih rendah hati.
Seperti kata firman ALLAH :
“..carilah dahulu kerajaan surga, maka semua itu akan kuberikan padamu..”
So.. ga usah deh berharap kita menjadi pusat perhatian atau maunya dibangga-banggakn di dunia ini, yang lebih penting kita lakukan dahulu apa yang Tuhan perintahkan. Dijamin orang-orang akan salut ama kita. Amin..
GOD BLESS YOU ALL
Nb: dikutip dari Majalah Renungan Harian Pemuda Remaja “ Future Generation”
Kayaknya semua orang terutama anak-anak TUHAN nih pada bermaslah ama hal yang satu ini. Pengennya nih kita dikenal sebagai orang yang nggak egois dan bijaksana bukan sombong atau gampang banget iri hati ama orang lain. Banyak yang bilang kalo sifat itu muncul spontan gitu saja. Begitu ada orang menyinggung harga diri, kita langsung siap-siap ngebela diri dan nggak mengijinkan orang itu menginjak harga diri kita. Jujur aja deh, lama-lama cape juga tuh bersikap kayak gitu. Pengennya nih jadi orang yang panjang sabar dan nggak gampang sakit hati. Tul nggak ?
Semua pasti ada caranya, guys! Masalahnya hal itu nggak bisa didapatkan dengan cara instan. So… artinya harus ada tahapan-tahapan yang negbuat manusia lama kita tuh terkikis abis. Mau ??
Simak deh hal-hal di bawah ini :
1. Berbicara sesedikit mungkin tentang diri sendiri.Orang lebih senang menjadikan dirinya sebagai pusat pembicaraan. Tul nggak? Makanya banyak orang yang buat sensasi biar dijadikan buah mulut orang-orang disekitarnya. Kita bakal ngerasa dihargai banget. Kadang-kadang kita bakal stress pas menemukan ternyata kehadiran kita tuh kayak biasa-biasa aja. Kalo bisa nggak usah membangga-banggakan diri sendiri dan prestasi yang udah kita capai. Lebih baik orang lain tahu semua itu dari orang lain, saudara, atau siapa saja yang penting bukan dari kita sendiri.
2. Mengurus atau mengerjakan sendiri urusan pribadi.Meskipun ortu udah ngasih fasilitas pembantu di rumah, bukan berarti kita menggantungkan semua urusan pribadi am dia. Kalo kita bisa ngebersihin kamar sendiri ngapain mesti teriak-teriak ama si mbok yang udah pontang-panting ama pekerjaan rumah dan urusan dapur.
3. Hindari rasa ingin tahu yang berlebihan dan janganlah mencampuri urusan orang lain.Sebisa mungkin kalo hal itu nggak ada sangkut pautnya ama kita, yaa jangan terlalu ingin mencampurinya. Contohnya nih, tetangga sebelah sedang kehabisan terasi di dapurnya. Trus, kita nggak sengaja denger dari pembantu rumahnya. Kita langsung nyindir “ iihh… beli terasi gopek aja nggak kuat!” Terus langsung aj deh kita menjugde masakanya hari ini pasti nggak enak coz kurang terasi ( padahal belum tentu juga dia masak masakan yang mengandung terasi). Nah…kalo ampe hal ini kedengeran ama tetangga kita, ijamin dia bakal berang he..he..
4. Terimalah pertentangan dengan kegembiraan.
Guys.. satu orang dengan satu atau dua pendapat wajar-wajar aja dong. Tapi gimana kalo 50 orang ada di satu ruangan dan dimintain pendapatnya. Udah jelas ada 50 pendapat kan ? Nah, masalahnya kalo kita nggak bisa menyikapi dan menghargai perbedaan pendapat itu, itu adalah cikal bakal konflik muncul. So.. hargai dan terima aja perbedaan itu.
5. Jangan memusatkan perhatian kepada kesalahan orang lain.
Kalo kita suka nyimpan kesalahan orang, itu sama aja kita menganggap diri kita lebih baik ketimbang orang lain. Padahal jujur aja deh, kita juga sering berbuat salahkan? Dan kita bakal berbahagia banget kalo orang lain memaafkan kesalahan kita. So.. kalo itu baik, kenapa kita nggak melakukan hal yang sama?
6. Terimalah perasaan tidak diperhatikan, dilupakan dan dipandang rendah.Nggak usah berkecil hati. Kalo manusia nggak bersedia memerhatikan kita, itu sama aja kita ngasih tempat ama Tuhan untuk mengambil alih tempat itu. So.. kalo Tuhan sendiri yang memerhatikan kita, wah dijamin hidup kita bakal lebih baik.
7. Bersikap sopan dan peka, sekalipun seorang memancing amarah kita.
8. Janganlah mencoba agar dikagumi dan dicintai.
9. Bersikaplah mengalah dalam perbedaan pendapat walaupun anda yang benar.
Gmana guys.. patut dicobakan.
Smoga tips ini dapat membantu kita untuk lebih rendah hati.
Seperti kata firman ALLAH :
“..carilah dahulu kerajaan surga, maka semua itu akan kuberikan padamu..”
So.. ga usah deh berharap kita menjadi pusat perhatian atau maunya dibangga-banggakn di dunia ini, yang lebih penting kita lakukan dahulu apa yang Tuhan perintahkan. Dijamin orang-orang akan salut ama kita. Amin..
GOD BLESS YOU ALL
Nb: dikutip dari Majalah Renungan Harian Pemuda Remaja “ Future Generation”
Artikel ini termasuk dalam kategori
Tips
Menjadi Orang yang Kreatif
“Being creative is seeing the same things as everybody else but thinking of something different”
Robert Epstein, Ph.D, seorang psikolog mengatakan bahwa sebetulnya setiap manusia memiliki kemampuan kreatifitas. Dengan demikian tidak ada alasan kita mengatakan “Saya bukan orang yang kreatif”, yang ada hanyalah belum mengasah potensi kreatifitas yang dimilkinya. Semakin sering kita mengikuti pelatihan yang mngasah kreatifitas, semakin baik potensi kreatifitas yang dimiliki.
Salah satu ciri dari orang yang kreatif adalah bahwa ia mampu memunculkan beragam alternatif dan permasalahan yang dihadapinya. Pada umumnya orang mampu memikirkan 3-6 alternatif pada setiap situasi yang membutuhkan pemecahan masalah. Sedangkan anak-anak mampu memikirkan sekitar 60 alternatif.
Apa Itu Kreatifitas ?
Sebenarnya belum ada kesepakatan bersama mengenai definisi kreatifitas yang baku. Tetapi setidaknya kreatifitas dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menempatkan sejumlah objek-objek yang ada dan mengkombinasikan menjdai bentuk yang berbeda untuk tujuan-tujuan yang baru.
Kreatifitas meliputi 3 hal :
1. Kreatifitas merupakan Kemampuan (Ability)
Yaitu suatu kemampuan untuk membayangkan atau menemukan suatu hal yang baru.
2. Kreatifitas merupakan Sikap (Attitude)
Yaitu kemampuan untuk menerima perubahan dan sesuatu yang baru.
3. Kreatifitas merupakan sebuah Proses ( Process)
Orang yang kreatif merupakan orang yang terus-menerus membuat perubahan dan perbaikan secara bertahap pada pekerjaan mereka.
Repost by : Budi Luhur PMK
Robert Epstein, Ph.D, seorang psikolog mengatakan bahwa sebetulnya setiap manusia memiliki kemampuan kreatifitas. Dengan demikian tidak ada alasan kita mengatakan “Saya bukan orang yang kreatif”, yang ada hanyalah belum mengasah potensi kreatifitas yang dimilkinya. Semakin sering kita mengikuti pelatihan yang mngasah kreatifitas, semakin baik potensi kreatifitas yang dimiliki.
Salah satu ciri dari orang yang kreatif adalah bahwa ia mampu memunculkan beragam alternatif dan permasalahan yang dihadapinya. Pada umumnya orang mampu memikirkan 3-6 alternatif pada setiap situasi yang membutuhkan pemecahan masalah. Sedangkan anak-anak mampu memikirkan sekitar 60 alternatif.
Apa Itu Kreatifitas ?
Sebenarnya belum ada kesepakatan bersama mengenai definisi kreatifitas yang baku. Tetapi setidaknya kreatifitas dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menempatkan sejumlah objek-objek yang ada dan mengkombinasikan menjdai bentuk yang berbeda untuk tujuan-tujuan yang baru.
Kreatifitas meliputi 3 hal :
1. Kreatifitas merupakan Kemampuan (Ability)
Yaitu suatu kemampuan untuk membayangkan atau menemukan suatu hal yang baru.
2. Kreatifitas merupakan Sikap (Attitude)
Yaitu kemampuan untuk menerima perubahan dan sesuatu yang baru.
3. Kreatifitas merupakan sebuah Proses ( Process)
Orang yang kreatif merupakan orang yang terus-menerus membuat perubahan dan perbaikan secara bertahap pada pekerjaan mereka.
Repost by : Budi Luhur PMK
Artikel ini termasuk dalam kategori
Tips
Langganan:
Postingan (Atom)




